12 – Borokambia, salah satu dari enam kampung pertama

Borokambia
HPB (Kepala Pemerintah Belanda) di Boven Digoel, bpk F.H. Peters, dengan orang kampung Borokambia, 14-16 Pebruari 1958.

Ketika pdt Drost ikut pada patroli pemerintah, awal 1958, sudah ada 6 kampung kecil, yang semua baru saja dibuka. Salah satu dari kampung-kampung itu adalah Borokambia, di tepi kali Manggono, tidak jauh dari tempat di mana sekarang letaknya kampung Uni.
Borokambia dibuka sekitar bulan April-Mei 1957, sebagai akibat dari kegiatan-kegiatan perusahaan minyak yang dari 1956-1958 melakukan survei tanah di daerah itu. Pada bulan Pebruari 1958, Borokambia terdiri dari 4 rumah, yang dibangun atas tiang-tiang yang kurang lebih 1,5 meter tingginya. Kunjungan itu berlangsung dari 14-16 Pebruari, Pada kesempatan itu, dokter Bijkerk mengadakan ‘polik’, dan memeriksa 31 orang; ternyata 13 orang membutuhkan bantuan medis, 5 di antaranya ada luka-luka frambusia.

Ibu-ibu kampung Borokambia
Ibu-ibu di kampung Borokambia, pada kesempatan patroli pemerintah Belanda, 14-16 Pebruari 1958.
Borokambia
Orang kampung Borokambia, pada kesempatan patroli pemerintah Belanda, 14-16 Pebruari 1958.

Kampung-kampung lain yang mereka kunjungi pada patroli besar awal 1958:

Kouh

Letaknya di tepi kali Digul. Dibuka awal 1957, yaitu sebelum pdt Drost masuk daerah ini. Pada bulan September 1957, waktu dia untuk pertama kalinya mampir ke Kouh, ada 4 rumah saja (perjalanan pertama dengan kapal zending Ichtus). Bulan Pebruari 1948 ternyata sudah ada 14 rumah, dan ada pasanggrahan yang baru selesai.

Firiwage

Di pingir kali Kasuari / Arup. Dibuka sekitar September-Oktober 1957, mungkin sebagai akibat patroli pdt Drost dengan kapal Ichtus pada saat itu (https://www.kombai.nl/2020/02/18/kapal-ichtus/). Pada bulan Pebruari 1958 kampung ini terdiri dari 4 rumah, yang ternyata tidak dihuni secara permanen. Sama seperti halnya dengan kampung-kampung lainnya, kampung ini dibuka sebagai tempat untuk menghubungi orang asing yang masuk daerah mereka melalui kali Kasuari.

Arup

Di tepi kali Digul, dekat muara kali Kasuari. Sudah ada waktu Drost naik dengan Ichtus, bulan September 1957. Masih sangat kecil.

Werarop

Di tengah hutan di antara kali Kouh dan kali Manggono. Dibuka pada bulan Nopember 1957. Ketika pdt Drost masuk bersama dengan patroli pemerintah Belanda, bulan Pebruari 1958, ada 1 rumah tinggi dan 4 rumah yang sedang dibangun.

Tumariop

Di tepi kali Manggono. Dibuka akhir tahun 1957. Pada bulan Pebruari 1958 terdiri dari 6 rumah.

Jawo

Di tepi kali Digul, kira-kira di tengah jalan dari Kouh ke Arup, tidak jauh di bawah muara kali Murup.

 

Sumber:

  • H. Bijkerk, Verslag Toernee naar het Manggono- en Arupgebied van 10 februari t/m 6 maart 1958, No.: 338/Tm5, Tanah Merah 15 mei 1958. Rapport aan de Directeur van Gezondheidszorg te Hollandia Binnen. (Milik pribadi, salinan diterima dari pdt Drost)
  • Laporan pdt Drost dalam majalah zending Ons Zendingswerk, 1958 no. 3 (2 April), hal. 2-8.

One thought on “12 – Borokambia, salah satu dari enam kampung pertama

    • Author

      jpdgroen

      Juni 1, 2021 at 11:49pm

      Terima kasih, pk Yambumo. Bisa cek di bagian FOTO di website ini, dan cari nama Borokambia. Foto yang ada sudah bisa dilihat di sana. Video dari patroli itu memang tidak ada.

      Permalink  ⋅ Balas
  1. Author

    jpdgroen

    Juni 1, 2021 at 11:50pm

    Apakah mau katakan bahwa Borokambia itu sama dengan Uni?

    Permalink  ⋅ Balas