04 – Tanam batang pohon…

Pada tahun 1905 beberapa orang Barat untuk pertama kalinya melakukan perjalanan singkat di hutan di pinggir kali Digul, tidak jauh dari muara. Ada beberapa rumah dan kebun di tempat itu, tetapi mereka tidak ketemu orang. Pada perjalanan itu, ada dua orang Marind yang ikut sebagai pemandu. Mereka sudah beberapa kali pernah ke daerah itu, bersama dengan orang lain dari suku mereka, untuk melakukan serangan. Mungkin itu sebabnya, mereka jelas merasa tidak nyaman. Waktu mereka mau meninggalkan tempat itu, orang Barat itu meletakkan beberapa hadiah kecil di dalam salah satu dari rumah-rumah itu, sebagai tanda niat bersahabat mereka. Orang Marind itu tanam batang pohon seukuran manusia di tanah; dia membungkuk cabang-cabang atas dan menempel satu sama lain…

Pada lain kesempatan ia kupas batang kecil lalu menanamnya terbalik di tanah…

Pasti dua tanda itu ada artinya. Semacam pesan untuk orang-rang yang tinggal di tempat-tempat itu,  yang bersembunyi, dan yang tidak mereka kenal. Tetapi apa persis pesan kayu-kayu itu?

Siapa bisa menjelaskannya? Jika Anda merasa tahu artinya, silakan balas berita ini!